Kamis, 05 Februari 2015
Apakah ini bisa disebut JATUH CINTA?
Semua berawal dari ketidak sengajaan di media social Instagram, ya seperti anak remaja lainnya aku juga mempunyai media social instagram dan mengecek media tersebut setiap hari. Hari itu aku sedang bosan dan sangat mengantuk namun bukannya istirahat aku malah membuka Instagram disana ada berbagai macam foto-foto yang diunggah oleh followingku namun aku tidak bergitu jeli melihatnya karna mata ini memang sangat mengantuk tanpa tersadar aku pun tertidur pulas dengan handphone masih digenggam dan instagram masih terbuka. Aku terbangun dari tidurku dan mengecek handphone yang masih ditanganku, ternyata tertampil dilayar hpku profile instagram seseorang. Karna keisenganku aku pun melihat lihat foto-foto orang itu, fotonya sangat menarik dan keren-keren hingga terbenak difikiranku untuk mencari tahu siapa orang itu.
setelah beberapa lama aku mencari tahu ternyata dia adalah teman dari teman SDku yang tak sengaja nama instagramnya terpencet olehku saat dia menjadi likers instagram teman SDku. aku penasaran dengan orang ini entah apa yang mendasari itu semua yang jelas aku ingin tahu lebih banyak tentangnya.
memfollow instagramnya dan betapa senangnya saat dia mem followback aku, dari situ aku mulai mencari namanya di media social path mulai berkirim pesan dengannya meminta id line dan nomor whatsappnya sampai akhirnya obrolan-obrolan diantara kita terjadi.
obrolan kita sangatlah menarik apalagi obrolan tersebut tentang sekolah, aku sangat menyukai laki-laki yang peduli akan akademiknya. tidak hanya itu kita pun saling menyemangati satu sama lain, tak jarang obrolan kami ini terjadi hingga larut malam.
hampir semua foto yang dia unggah di instagram aku like dan dia pun sebaliknya.
aku sangat senang bisa mengenalnya.
namun hal itu tidak terjadi terlalu lama, ya bisa dibilang dia hanya angin sepoy yang numpang lewat. namun entah kenapa aku masih memimikirkan nya. aku merindukannya. tak sadar aku telah melakukan hal-hal yang bodoh, mulai dari menulis nulis namanya dibuku catatan saat guru sedang menerangkan hingga menyimpan foto-foto dirinya yang menurutku dia terlihat manis. aku juga sudah memberi kode-kode di setiap status BBMku namun entah dia yang tidak peka atau dia yang pura-pura tidak peka.
beberapa hari kemudian aku mengecek instagramku dan seperti biasanya aku pasti melihat profile instagramnya, perih… mengapa tiba-tiba aku merasakan perih dan begitu sesak namun aku tak pernah merasa mempunyai penyakit sesak napas ataupun luka sehingga aku bisa mersakan perih. tidak… ini bukan urusan jasmani ini adalah urusan batin. aneh… mengapa seluruh tubuh ini terasa sngat lemas.
ya… aku melihat foto bunga dan bunga tersebut di-tag pada seorang perempuan dan captionnya yang membuat aku lebih merasa lemas.
dengan jeli aku melihat mencari tahu siapa perempuan itu kutelusuri semuanya dengan begitu teliti dan aku mengambil kesimpulan bahwa dia adalah kekasih dari orang yang selama ini aku rindukan.
aku melepaskan handphone dari genggaman, menatap kearah langit langit sesekali aku memejamkan mata. dada ini begitu terasa sesak namun obat sesak nafas tak akan bisa menyembuhkannya. aku patah hati.
keesokan harinya aku terus memikirkan orang itu, masih selalu melihat profile instagramnya, memperhatiakan status bbm nya dan semua hal bodoh yang aku lakukan padanya dulu.
berminggu minggu hingga berbulan-bulan aku masih melakukan hal bodoh itu.
***
Malam ini aku melakukan rutinitasku seperti biasa sebagai seorang pelajar kelas XII yang beberapa bulan lagi menyandang status mahasiswa yaitu belajar, saat sedang asik belajar tiba-tiba hpku berbunyi dengan nada dering ciri khas line segera aku mengecek handphoneku. wajah ini tiba tiba memerah dan bibir ini dengan spontan tertawa saat aku melihat nama orang itu terpampang jelas dilayar hpku. dengan semangat membara aku langsung membalas line darinya yang menanyakan kabarku. dari situ kita berbincang kembali seputar sekolah. aku sangat senang sekali malam itu. entah mimpi apa aku semalam.
Dia menghilang lagi, tak ada kabar lagi, aku merindukannya lagi.
Dia menghilang namun aktifitas bodohku masih terus berlanjut seperti biasa, ya bisa dibilang ini caraku agar rasa rindu ini sedikit menghilang.
3 Februari 2015, sekolahku mengadakan tryout online dadakan yang dimulai pukul 17:00 sampai 22:00 sepulang sekolah aku langsung menuju konter pulsa terdekat karna kuota internetku tidak cukup untuk mengerjakan try out, namun sayang sekali pulsa providerku sedang kosong. aku langsung mengganti status BBMku “yang jual pulsa ping dong darurat nih” aku menunggu beberapa menit tiba tiba hpku berbunyi karna aku sedang benar benar panic langsung aku buka bbm itu tanpa melihat siapa pengirimnya. “aneh, kenapa ketikannya berlogat jawa gini” pikirku, aku langsung melihat nama pengirimnya betapa terkejutnya ternyata yang mengirim pesat itu adalah orang yang selama ini aku rindukan. isi pesannya dia ingin membelikan aku pulsa spontan aku langsung tertawa kecil karna orang itu tinggal dijogja dan aku Jakarta masa aku membeli pulsa jauh jauh ke jogja lagi pula bagaimana aku membayar pulsa itu. aku menolaknya dengan candaan namun dia tetap mau menolongku aku masih ragu aku fikir dia bercanda namun ternyata dia serius. aku masih konsisten untuk menolaknya karna nominal pulsa yang aku butuhnya cukup besar namun dia tetap memaksaku. sebenarnya aku sangat tidak enak namun karna aku sangat butuh untuk try out lalu aku terima tawarannya dengan maksud aku membayar pulsa itu dengat mentransfer via bank atau mengirimkan dia pulsa juga, tapi dia menolaknya yang dia inginkan aku membayar pulsa itu nanti saat aku kuliah di Jogja. aku sebenarnya sangat tidak enak hati namun aku sangat membutuhkan pulsa ini dan aku menerima tawarannya. AKU SANGAT SENANGGGGG!!!
orang yang selama ini aku rindukan menjadi orang yang menolongku saat aku sangat membutuhkan pertolongan. sejenak aku melupakan wajah wanita itu. ya wanita yang memiliki orang yang sangat aku sayangi.
kesempatan ini tak akan aku buang sia sia, kita berkirim pesan hingga larut malam, aku bersyukur kepada Allah SWT. karna telah mengizinkan ku berkomunikasi dengannya lagi setelah sekian lama kita tak berkabar. aku merasa menjadi orang paling bahagia malam itu. Aku sangat ingin bertemu dengannya, bertemu orang yang selama ini selalu aku fikirkan. selama ini kita hanya bisa berkomunikasi lewat social media tak pernah bertatap muka karna jarak memisahkan kita, aku di Jakarta dia di Yogyakarta. namun nama dia selalu kusebut dalam setiap solat wajibku. memohon pada Tuhan agar dapat menjodohkan ku dengan orang itu. Aku sangat mencintai orang itu mekipun hanya cinta yang tak mungkin terbalas atau terungkapkann namun aku dengan ikhlas tetap akan mencintainya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar