Kenapa aku mudah sekali jatuh cinta, hanya karna mulut madu laki-laki sedikit saja pasti rasa cinta itu muncul.
Aku lelah dengan ini, aku tak mau jatuh cinta lagi untuk kesekian kalinya.
Bukan. Bukan karna cinta tapi karna akhir dari cinta.
Entah siapa yang salah, aku yang terlalu mengharapkannya atau dia yang memberikan pengharapan semu.
Adakah hati tulus yang memberikan perhatian dengan kepastian? Sampai saat ini belum pernah kutemukan.
Mereka menyapaku tiap hari, mereka mengingatkanku makan, mereka berbagi cerita setiap hari namun itu semua hanya omong kosong.
Mereka hanya membuang-buang waktuku.
Buang-buang waktu untuk jatuh cinta dan buang-buang waktu untuk patah hati.
Apakah semua laki-laki seperti itu? Aku rasa iya.
Sabtu, 08 Agustus 2015
Wmdndhduskdnwjalqwpod
Langganan:
Postingan (Atom)